Vidskippy 2.0

Tips Mengatur Anggaran Biaya Renovasi Rumah

Tips Menghemat Anggaran Renovasi Rumah

Anggaran biaya renovasi rumah – Biaya renovasi rumah adalah satu jenis pengeluaran yang tak boleh luput untuk dianggarkan. Bayangkan jika atap bocor, saluran air mampet, dinding kusam, dan berbagai masalah lain yang sering terjadi di rumah anda, sedangkan anda tak punya uang untuk memperbaikinya, tentu ini menjadi masalah serius untuk dihadapi.

Meski terlihat sepele, namun perbaikan-perbaikan kecil pada komponen-komponen rumah tersebut memakan biaya yang lebih besar dengan apa yang sudah dipikirkan. Maka dari itu, anda perlu memperhitungkan anggaran biaya renovasi rumah agar hasil renovasinya memuaskan.

Seperti apa yang telah dijelaskan di atas, bahwa renovasi rumah seringkali menghabiskan dana yang besar, bahkan terkadang melebihi perkiraan. Oleh karena itu, pengetahuan tentang renovasi rumah perlu untuk anda ketahui agar tak merasa keberatan karenanya, serta hasil yang di dapatpun seperti apa yang anda inginkan. Oleh karena itu, berikut kami sampaikan beberapa tips untuk mengatur anggaran biaya renovasi rumah yang bisa anda lakukan.

  1. Menghitung anggaran biaya renovasi rumah

Cara menghitung anggaran biaya renovasi rumah adalah dengan menghitung semua komponen pekerjaan secara rinci, mulai dari tahap awal sampai dengan tahap penyelesaian. Dalam hal ini, ada banyak metode yang bisa digunakan untuk menghitungnya, sehingga memilih salah satu yang tepat dan anda kuasai dengan baik harus anda lakukan.

  1. Mengatur prioritas renovasi

Tanpa adanya skala prioritas, bisa jadi pengeluaran renovasi anda membengkak dari rencana awal. Hal ini sering sekali terjadi. Misalnya jika anda hendak merenovasi kamar tidur, maka terkadang akan ada saja unsur-unsur lain yang akan anda inginkan, seperti menambah wallpaper, almari, dan lain-lain. Hal itu boleh-boleh saja, asalkan tidak budget yang anda siapkan untuk merenovasi kamar tersebut. Maka, alangkah lebih baik jika selesaikan saja dulu apa yang anda prioritaskan dan barulah beralih ke unsur yang lain jika budget masih cukup.

  1. Gunakan bahan bekas yang masih bisa dipakai

Tak ada salahnya menggunakan bahan bekas asal masih layak untuk digunakan seperti pintu, genteng, jendela, dan lain. Namun, anda perlu kreatif dalam menggunakannya kembali, seperti dengan mengecatnya ulang, menambah ornamen, dan lain-lain agar telihat baru kembali. Di sisi lain, anda juga bisa mengubahnya menjadi benda-benda lain, seperti pecahan marmer sebagai penghias dinding, kayu-kayu bekas untuk kursi, dan benda-benda bekas lain yang bisa anda sulap dengan kreatifitas anda.

  1. Hati-hati dalam memilih jasa kontraktor

Dalam hal ini, carilah kontraktor yang jujur, teliti, dan profesional untuk mendapatkan hasil renovasi rumah yang berkualitas dengan proses yang cepat. Namun, jangan sampai salah pilih. Alih-alih menghemat anggaran biaya renovasi rumah, justru tidak mendapatkan hasil yang maksimal. Jika anda ragu menggunakan jasa kontraktor, alangkah lebih baik menggunakan jasa tukang saja. Biasanya mereka lebih mudah diajak berdiskusi tentang rencana bahkan biaya renovasi.

Beberapa tips mengatur anggaran biaya renovasi rumah agar tidak membengkak di atas juga bisa anda coba lakukan. Jika anda dapat menjalankan tahapan renovasi dengan tepat maka hasilnya pun akan terlihat lebih bagus.

"Seketika Dpt Untung dari Dropship"Action
+ +