Vidskippy 2.0

Membahas Keburukan Orang Lain Lebih Keji Dari pada Berzina 30 Kali

Membahas Keburukan Orang Lain atau seringkali dimaksud dengan kata Menggunjing, saat ini telah menjadi rutinitas yang dipandang lumrah oleh orang-orang. Terutama perbuatan menggunjing itu kelihatannya gampang sekali untuk dikerjakan.

Dengan tanggapan yang baik dari sesamanya untuk menggunjing, juga akan membuat seorang lebih semangat. Lidah seolah-olah tidak memiliki batasan. Hingga seorang yang selalu bicara mengenai keburukan orang lain, begitu berat sekali untuk dihentikan.

Keburukan orang lain seolah jadi kajian yang begitu menarik untuk dikaji. Terutama, bila orang yang tengah diperbincangkan melewati mereka, jadi hati mereka lebih senang untuk makin merendahkannya.

Berikut yang bisa membuat seorang jadi frustasi serta putus harapan. Hingga, banyak kita dapatkan beberapa orang di sekitaran kita yang akhiri hidupnya dengan tragis cuma lantaran telinganya tidak kuasa kembali mendengar prasangka jelek mengenainya.

Benar-benar, sangat hina perbuatan membahas keburukan orang lain. Tidak cuma menyakiti perasaan orang lain.

Tetapi dapat juga membuat seorang jadi tidak semangat dalam melakukan hidup. Walau sebenarnya, Allah SWT melarang keras perbuatan itu.

Allah SWT berfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah umumnya dari prasangka, sebenarnya beberapa prasangka itu yaitu dusta serta jangan sampai kamu mencari-cari kekeliruan orang lain serta jangan sampai sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang beda. Sukakah salah seseorang diantara kamu menelan daging saudaranya yang telah mati? Jadi tentunya kamu terasa jijik padanya. Serta bertakwalah kepada Allah. Sebenarnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang, ” (QS. Al-Hujurat : 12).

Imam Al Ghazali dalam kitab ‘Bidayah Al Hidayah’ menerangkan bahwa,

‘Dosa ghibah (menggunjing) yaitu lebih keji dari pada dosa karena perbuatan zina yang dikerjakan sampai 30 kali serta jaminannya pastinya neraka.

Bayangkan, menggunjing orang lain yaitu sama seperti menginjak-injak martabat orang lain, bahkan juga merendahkan kehormatan serta harga dirinya.

Jadi bila Anda digunjing orang lain, pastinya Anda akan tidak menerimanya terutama gunjingan itu tidak sesuai dengan kenyataan.

Oleh karena itu, Wahai saudaraku yang kucintai karna Allah, Sebelumnya lidah ini berkata mengenai keburukan orang lain, ingatkanlah diri kita sendiri.

Coba kita intropeksi diri. Tanyakanlah pada diri kita sendiri, apakah kita ini telah tambah baik dari pada orang lain.

Apakah derajat kita demikian mulia di mata Allah SWT serta makhluk didunia ini, hingga kita bisa berasumsi rendah orang lain? Pasti tidak!

Dari pada kita repot menjelek-jelekkan orang lain, lebih baik kita perbaiki diri kita. Banyak kekurangan serta kekeliruan yang harus kita benahi.

Itu telah cukup menguras waktu serta tenaga kita. Jangan pernah kita menggunakan saat cuma untuk beranggap lemah orang lain.

Wallahu A’lam.

"Seketika Dpt Untung dari Dropship"Action
+ +