Vidskippy 2.0

Kualitas Kaos Distro

Ada 3 referensi penting yang perlu anda cermati sebelum anda membeli kaos. Tiap-tiap anak remaja saat ini pastinya akan tertarik beli satu kaos bila kaos itu berlabel “KAOS DISTRO“. Memang tidaklah perlu disangkal bila Kaos dengan label “KAOS DISTRO” mempunyai Bahan, Sablon, serta Jahitan kaos yang termasuk BAGUS. Tiga perihal ini pula sebagai referensi tiap-tiap outlet distro dalam buat kaos-kaos dengan merk, label serta design mereka sendiri, ya BAHAN, SABLON serta JAHITAN kaos tersebut. Baik, saat ini saya juga akan menerangkan bagian demi bagiansisi sebagai referensi itu.

BAHAN KAOS

Berdasar pada bahan basic pembuatnya, bahan kaos yang ada di market terdapat banyak jenis. Type bahan kaos yang umum diketemukan yaitu Cotton Combed, Cotton Carded, CVC, TC, PE.

Type bahan kaos diatas biasanya dipakai untuk kaos oblong. Untuk kaos berkerah atau kaos polo (polo shirt), umumnya dipakai bahan cotton pique atau lacoste. Sedang untuk jaket, jumper, atau hoodie umumnya dipakai bahan fleece atau terry.

Bila anda memprioritaskan kenyaman, yakinkan memakai kaos yang memakai bahan 100% cotton. Perlul di ketahui kalau masing-masing pabrik kaos hasilkan kwalitas product yang berlainan, karena ketidaksamaan bahan baku kapas, ketidaksamaan sistem produksi serta quality control, dan ketidaksamaan sistem washing dan finishingnya. Oleh karenanya, bagan cotton combed dari pabrik A, mungkin sedikit berlainan kwalitas serta teksturnya dengan pabrik B, demikian juga, product bahan kaos yang di jual di toko kain A mungkin saja berlainan mutunya dengan toko kain B.

Bahan kaos 100% cotton yaitu bahan kaos yang 100% terbuat dari serat kapas alam serta mempunyai karakter bahan yang relatif halus, dingin, nyaman digunakan, serta menyerap keringat, hingga begitu pas digunakan di lokasi beriklim tropis seperti INDONESIA.

1. Cotton Combed

Serat benang lebih halus. hasil rajutan serta tampilan bahan lebih halus serta rata. Berdasar pada type benang yang dipakai dan setting gramasi (gr/m2) di mesin rajutnya, bahan cotton combed mempunyai sebagian type yakni 20s, 24s, 30s, serta 40s. Makin besar angkanya, makin halus serta tidak tebal berbahan, serta makin mahal juga harga nya. Untuk kaos distro biasanya memakai type 20s serta 30s, sedang untuk type yang lain, umumnya digunakan untuk item dengan design spesifik, seperti kaos spesial wanita atau baju dalam, sesuai dengan ciri-khas berbahan.

Benang 20s : Mempunyai ketebalan pada 180 – 220 gr/m2
Benang 24s : Mempunyai ketebalan pada 170 – 210 gr/m2
Benang 30s : Mempunyai ketebalan pada 140 – 160 gr/m2
Benang 40s : Mempunyai ketebalan pada 110 – 120 gr/m2

2. Cotton Carded

Seperti bahan cotton combed, bahan cotton carded mempunyai sebagian type yakni 20s, 24s, dan lain-lain, berdasar pada type benang yang dipakai dan setting gramasi (gr/m2) di mesin rajutnya. Cuma saja serat benang yang dipakai pada bahan cotton carded ini kurang halus. Hasil rajutan serta tampilan bahan kurang halus serta kurang rata. Biasanya bahan cotton carded ini dipakai untuk kaos-kaos dengan tujuan pasar kelas menengah, karna harga nya relatif murah dibanding cotton combed. Cotton carded mempunyai struktur kurang halus namun masih tetap nyaman digunakan karna terbuat dari 100% serat kapas alam.

3. CVC (Cotton Viscose)

Type bahan ini yaitu kombinasi dari 55% Cotton Combed serta 45% Viscose. Keunggulan berbahan ini yaitu tingkat shrinkage nya (susut alur) lebih kecil berbahan Cotton. Type bahan ini berbentuk menyerap keringat.

4. TC (Teteron Cotton)

Type bahan ini yaitu kombinasi dari 35% Cotton Combed serta 65% Polyester (Teteron). Dibanding bahan kaos Cotton, bahan TC kurang dapat menyerap keringat serta agak panas di tubuh. Keunggulannya type bahan TC lebih tahan shrinkage (tidak susut atau melar) walau telah dicuci berulang-kali. Harga nya juga relatif lebih murah.

5. Polyester atau PE

Type bahan ini terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi lalu di buat untuk bahan kaos berbentuk serat fiber poly. Karna sifat bahan dasarnya, jadi type bahan ini tidak dapat menyerap keringat serta panas bila digunakan.

6. Hyget

Type bahan ini terbuat dari plastik, tetapi lebih tidak tebal. Banyak dipakai untuk kepentingan kampanye partai karna harga nya yang begitu murah.

SABLON KAOS

Mungkin saja anda bertanya-tanya “Sablon apa sich yang bagus? ”, ini yaitu pertanyaan yang telah umum dipertanyakan bila anda sekalipun tidak sempat menekuni didunia perkaosan (hehe…). Bila anda tanyakanlah hal semacam ini pada saya, saya telah bisa menyerap, kalau anda ajukan pertanyaan ke arah TINTA SABLON yang dipakai, yap pertanyaan yang benar sesungguhnya yaitu “Tinta Sablon apa sich yang bagus? ”. Kesempatan ini saya semakin lebih menghadap pada keterangan mengenai beberapa jenis tinta sablon tersebut.

Tinta bahan kaos terbagi dalam 2 type tinta, yakni tinta yang berbasiskan air atau waterbase inks serta tinta yang berbasiskan minyak atau solvenbase yang seringkali dimaksud plastisol.

1. Tinta Jenis Waterbase/Berbasiskan Air

Rubber, Tinta ini dipakai spesial untuk sablon di atas kain gelap. Sebab tinta ini berbentuk pekat, bisa tutup permukaan warna kain dengan baik. Tinta rubber biasanya dipakai untuk underbase, underbase sendiri digunakan jadi penutup warna kain sebelumnya penyablonan beberapa warna diatasnya. Tinta rubber sendiri dibagi jadi dua type untuk dua peranan manfaat. Type pertama yaitu tinta rubber white yang dipakai untuk underbase/basic, dapat pula dipakai untuk memperoleh beberapa warna pastel/muda. Type ke-2 yaitu rubber color yang dipakai untuk pencampuran beberapa warna tua. Untuk memperoleh warna putih yang bersih serta cemerlang, campur tinta rubber white dengan sedikit pigmen/pewarna berwarna nila atau ungu.

Coating/Transparan, biasanya digunakan jadi pelapisan hasil sablon, hingga hasil sablon lebih cemerlang atau mengkilap. Tinta ini mempunyai bentuk seperti tinta extender yang transparan, namun mempunyai kandungan yang lebih kuat atau lebih keras. Tinta ini sangat baik untuk tehnik penyablonan separasi empat warna dengan terlebih dulu memberi rubber white pada permukaan berbahan.
Extender, Tinta in berbentuk transparan, cuma pas untuk pemakaian di atas bahan putih atau beberapa bahan berwarna jelas. Sifat dari cat ini yaitu menyatu/menyerap pada bahan.

Super White, Tinta ini nyaris sama macamnya dengan tinta rubber, terbagi dalam dua type yakni white serta color. Tinta ini sifatnya lebih mendekati tinta extender yakni menyatu dengan bahan serta transparan, dan bisa disablon di atas basic bahan berwarna gelap.

Puff/Timbul, Tinta ini ada pada ke-2 type tinta baik underbase ataupun plastisol. Tinta ini membutuhkan pemanasan yang juga akan menyebabkan tinta ini mengembang dengan dampak muncul.

2. Tinta Type Plastisol/Solvenbase/Berbasiskan Minyak

Tinta ini memiliki bahan basic PVC serta harga nya cukup mahal dan memerlukan perlengkapan spesial untuk pengeringannya. Sebab tinta ini tidak bisa kering dengan sendirinya seperti tinta waterbase biasanya. Agar bisa kering dengan baik, tinta ini membutuhkan suhu menjangkau 160 derajat celcius dan memerlukan sebagian perlengkapan seperti conveyor curing serta flash curing. Sesudah pengeringan dengan benar, tinta plastisol ini mempunyai daya rekat yang begitu baik. Tinta ini seringkali dipakai untuk membuat beberapa efek yang menarik seperti high density. Serta t-shirt yang memakai tinta plastisol senantiasa di beri peringatan ”Do not iron on design”, sebab tinta ini juga akan meleleh bila terserang panas dengan segera dari setrika.

All Purpose, Tinta ini berupa transparan, berbentuk seperti extender pada tinta waterbase. Sebab tinta ini cuma baik dipakai pada kain berwarna putih atau jelas.
High Opasity, Tinta ini memiliki sifat seperti rubber dalam waterbase, cuma saja tinta ini memiliki daya tutup yang tambah baik pada permukaan bahan bila dibanding dengan tinta rubber. Tinta ini bisa dipakai untuk tehnik high density.

Athletic Plastisol, Tinta ini berbentuk lentur atau elastis hingga begitu pas untuk penyablonan di atas kain polymesh, spandex atau kain dengan motif berlubang-lubang.

Cork Base, Berjenis plastisol, tinta ini bisa dipakai untuk tehnik high density yang juga akan hasilkan dampak seperti busa atau gabus. Tinta ini mempunyai kelenturan serta fleksibelitas yang tinggi hingga cukup baik untuk penyablonan di atas bahan yang mempunyai kelenturan tinggi seperti bahan Spandek serta Rib. Tinta ini tidak diijinkan untuk di dry clean, bleach atau disetrika.

Shimmer Gold & Base, Tinta dari type plastisol ini diformulasikan untuk hasilkan warna seperti metalik. Tinta ini berupa pasta serta siap gunakan. Tinta ini begitu baik dipakai untuk heat transfer, baik itu cold peel ataupun hot peel. Begitu baik dipakai pada kain knitting, cotton, polyster serta rayon. Tidak dianjurkan untuk penggunaan pada kain type nylon atau lycra.

High Density Clear, Tinta yang berbentuk transparan, tinta ini hasilkan dampak sablon yang mengkilap serta berkesan basah.

Wiflex Luna Clear, Tinta plastisol transparan yg tidak tampak dengan cahaya lampu umum, juga akan keluar bila terkena cahaya ultraviolet

Pada section Jahitan Kaos dapat dijelaskan beberapa proses

1. Jahitan Obras

2. Jahitan Bis

3. Jahitan Rantai

Jenis Jahitan-jahitan diatas yaitu jenis basic untuk semua sisi kaos distro yang telah bisa di pastikan mempunyai ketahanan serta keawetan satu kaos untuk pemakainya.

"Seketika Dpt Untung dari Dropship"Action
+ +