Vidskippy 2.0

Desain Bandara New Yogyakarta International Airport

Saat ini Bandara Adisucipto Yogyakarta telah alami overload kemampuan. Jumlah pengunjungnya semakin banyak serta tidak bisa menyimpan lagi penumpang yang semakin bertambah berulang-kali lipat. Karenanya, Jogja memerlukan bandara baru yang dapat dipakai jadi pengganti bandara yang lama.

Saat ini, pembangunan bandara baru bakal dikerjakan di Kulonprogo dengan nama New Yogyakarta International Airport atau disingkat NYIA. Pembangunannya juga telah diawali walau ada kontroversi di baliknya. Nah, sebelumnya bandara baru jadi, kamu butuh tahu design bandara yang oke miliki ini.

Bandara New Yogyakarta International Airport bakal di bangun di lokasi Temon, Kulonprogo pada tahun 2017. Bandara ini bakal digunakan jadi bandara paling utama di Jogja menggantikan Bandara Adisucipto.

Bandara baru di Jogja termasuk sangatlah mendorong untuk di bangun dikarenakan kemampuan Bandara Adisucipto yang sangatlah padat. Karenanya, kebijakan bangun bandara baru di Kulonprogo jadi jalan keluar transportasi di Jogja. Luas tempat bandara yang bakal dibebaskan seluas 587 hektar. Serta bandara ini diproyeksikan dapat menyimpan 10-15 juta penumpang, 2-3 kali lipat kemampuan bandara Adisucipto saat ini.

Penampilan atasnya demikian menarik. Ada satu rencana bandara kelas dunia yang diaplikasikan disana, New Yogyakarta International Airport sebagai pintu gerbang Yogyakarta.

Pembangunan bandara di Jogja tidak hanya sebatas pembangunan fisik bangunan semata. Ada unsur olah rasa serta karsa serta melibatkan unsur seni serta budaya dalam pembangunannya. Jadi pintu gerbang ke Yogyakarta, utama untuk NYIA untuk menghadirkan jati diri Yogyakarta serta memberi latar pengalaman baru untuk beberapa tamunya.

Dari design yang di uraikan oleh pihak pemenang design bandara, seni yaitu unsur yang tidak dapat dilepaskan

Walau bandara baru “NYIA” terkesan canggih serta berteknologi tinggi, tetapi unsur seni serta budaya Jogja senantiasa menempel kepadanya. Dari mulai motif baik kawung jadi atap, motif batik tuntrum jadi artwork, serta lantai yang penuh motif jadi kekhasan bandara ini. Satu bandara yang begitu merasa Jogja-nya!

Terkecuali bandara yang unik serta miliki filosofi yang mendalam, pengaturan sarana bandara juga bakal memerhatikan ekspektasi tamunya.

Walau di bangun dengan unsur seni, tetapi sarana bandara ini pasti melibatkan ekspektasi beberapa tamunya. Umpamanya mengenai parkir, di buat aksesnya semudah mungkin saja serta nyaman. Terkecuali signage atau pemberi tanda beberapa tempat spesifik, bandara ini akan mempersiapkan lampu-lampu dengan artwork motif batik, supaya mengarahkan penumpang ke maksud spesifik.

Memanglah, masih tetap ada masalah pembebasan tempat bandara. Mudah-mudahan problem pada warga serta pemerintah DIY sebagai pemberi izin dapat selekasnya usai.

Memprotes warga ataupun penolakan berkaitan izin pembangunan bandara di Kulonprogo ini masih tetap saja mengemuka. Warga memprotes berkaitan AMDAL serta pemakaian tata ruangan yang peruntukannya bukanlah untuk bandara. Harapannya, pembangunan bandara dapat diawali serta usai dengan pas saat yaitu step pertama pada Maret 2019 kelak.

Begini penampilan cek in ruang didalam bandara. Bandara ini akan tersambung dengan kereta serta bus yang bakal menuju Kota Jogja.

Merasa satu pengalaman mengesankan saat masuk bandara serta nikmati interior yang senyaman ini. Perihal ini pula yang bakal jadi kelebihan bandara ini di banding bandara Adisucipto yang berkesan begitu sempit serta padat. Lebih-lebih, bandara ini bakal selekasnya tersambungsi dengan transportasi penghubung seperti kereta api serta bus.

Jadi penasaran dengan bandara New Yogyakarta International Airport? Mudah-mudahan proses pembangunannya lancar serta tidak berlangsung lagi masalah dengan warga sekitaran tempat bandara.

"Seketika Dpt Untung dari Dropship"Action
+ +